Senin, 20 Mei 2013

SEPOHON KAYU


Sepohon kayu daunnya rimbun
Lebat bunganya serta buahnya
Walaupun hidup seribu tahun
Kalau tak sembahyang apa gunanya...

Kami bekerja sehari-hari
Untuk belanja rumah sendiri
Walaupun hidup seribu tahun
Kalau tak sembahyang apa gunanya...

Kami sembahyang fardhu sembahyang
Sunnah yang ada bukan sembarang
Supaya Allah menjadi sayang
kami bekerja hatilah riang...

Kami sembahyang lima lah waktu
Siang dan malam sudahlah tentu
Hidup di kubur yatim piatu
Tinggallah seorang dipukul dipalu...

Dipukul dipalu sehari-hari
Barulah ia sadarkan diri
Hidup di dunia tiada berarti
Akhirat di sana sangatlah rugi...

(Semoga kita selalu bisa membagi waktu antara dunia dan akhirat, sadar antara yang sementara dan kekal serta antara yang disampingkan dan yang utama.)

Tidak ada komentar: